[CARA ALAMI MENGATASI DIARE]

Halo Nutrizen!

Apakah kalian tahu bahan alami apa yang dapat mengatasi diare? Namun sebelum itu, apa ya yang dimaksud dengan diare? Yap, diare adalah peningkatan jumlah buang air besar (tiga kali atau lebih) atau terjadi penurunan konsistensi tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Ketika mengalami diare, tubuh terasa lemas dan rentan mengalami dehidrasi. Bila tak segera ditangani dan terus berulang, kondisi ini akan sangat berbahaya bagi tubuh.

Cara mencegah terjadinya diare dapat dilakukan dengan memperhatikan konsumsi makanan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Ketika mengonsumsi makanan, pastikan makanan dalam keadaan bersih dan aman, hindari makanan yang dapat memicu diare seperti makanan berlemak, makanan berbumbu tajam dan makanan yang terlalu pedas.
Ketika mengalami diare, terkadang kita masih merasa bingung untuk memilih bahan makanan yang tepat guna mengurangi atau bahkan mengatasi masalah diare tersebut. Nah, salah satu bahan pangan alami yang dapat mengatasi diare yaitu, tempe. Kalian bisa menambahkan tempe sebanyak 2-3 potong dalam menu makanan utama. Pemberian tempe kepada penderita diare dapat mempersingkat durasi diare akut serta mempercepat pertambahan berat badan. Tempe merupakan bahan pangan tradisional yang mudah didapat dan murah. Tempe juga mengandung komponen fungsional probiotik dan prebiotik, serat larut, asam lemak omega 3 polyunsaturated, antioksidan, vitamin dan mineral, serta protein yang semua zat gizi tersebut sangat baik bagi tubuh dan kesehatan (Sari dan Nurrohmah 2019).

Selain tempe, ada juga pisang ambon yang mempunyai nama ilmiah Musa paradisiaca. Pisang ambon bermanfaat dalam kesehatan sebagai agen laxative bila dikonsumsi di pagi hari dan sebagai antidiare dan antidisentri. Kandungan pektin dalam pisang ambon membantu pergerakan usus kembali normal dan mengurangi konstipasi. Aktivitas antidiare dari pisang ambon dapat disebabkan oleh kandungan pati resisten terhadap amilase yang tinggi sehingga ketika mencapai kolon akan difermentasi menjadi asam lemak rantai pendek untuk merangsang absorpsi air dan garam (Larasati et al. 2016).

Nah, jadi itu teman-teman bahan makanan alami, murah meriah dan mudah ditemukan yang dapat bermanfaat mengatasi masalah diare. Bahan makanan tersebut cocok digunakan pada semua kalangan baik balita sampai manula. Apabila ada tetangga atau adik yang masih balita dan mengalami diare, mungkin membuat makanan lunak dari tempe atau pisang ambon dapat menjadi solusinya.

Perlu digaris bawahi, bahwa untuk diare yang parah memerlukan obat antidiare untuk mengatasinya. Tempe dan pisang ambon mungkin tidak akan terasa berpengaruh langsung untuk diare yang parah. Kombinasi antara tempe atau pisang ambon sebagai makanan dan obat antidiare akan lebih efektif untuk mengatasi masalah diare tersebut. So, mulai sekarang jangan dikit-dikit makan obat ya, jika dirasa masih ringan, biasakan mengonsumsi makanan yang alami, aman, dan tentunya berkhasiat. “Let be your food to be your medicine”.

Daftar Pustaka :
Sari DK, Nurrohmah A. 2019. Bubur tempe membantu penanganan diare pada balita. Gemassika. 3(2): 10 – 18.
Larasati TA, Hardita WA, Dewi IK. 2016. Aktivitas Musa paradisiaca dalam terapi diare akut pada anak. JK Unila. 1(2): 424 – 427.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *