Kabinet Integritas

Makanan Pertama Apa yang Baik Saat Berbuka Puasa?

1465962053100

Bulan Ramadhan merupakan bulan seluruh umat Muslim berpuasa selama sebulan penuh. Puasa menurut KBBI memiliki arti; menghindari makan, minum, dan sebagainya dengan sengaja; salah satu rukun Islam berupa ibadah menahan diri atau berpantang makan, minum, dan segala yang membatalkannya mulai terbit fajar sampai terbenam matahari. Saat puasa, tubuh mengalami penurunan kadar gula darah, sehingga seseorang akan mengalami beberapa gejala seperti lemas dan lapar. Adapun proses dalam tubuh saat berpuasa yaitu menurunnya kadar insulin (hormon yang dapat meningkatkan kadar gula darah) serta berkurangnya glukosa otot dan jaringan adiposa yang akan diubah menjadi energi (Rolfes et al. 2009).

Sebagian besar energi tubuh manusia diperoleh dari makanan yang mengandung glukosa yang tinggi Tubuh memiliki organ vital yang lebih diutamakan dalam pasokan energi, diantaranya otak.  Otak , sel darah merah, dan ginjal bagian renal medulla sangat bergantung pada glukosa sebagai bahan utama energi. Ketika puasa, glukosa dalam tubuh akan berkurang secara berkepanjangan.  Walaupun lemak menyediakan energi selama puasa, namun kebutuhan glukosa untuk otak dan syaraf lainnya lebih diutamakan (Rolfes et al. 2009). Menurut Krisnatuti et al. (2005),  makanan yang mengandung indeks glikemik yang tinggi yaitu makanan yang dapat melepaskan gula dengan cepat menuju peredaran darah serta cepat dicerna dan diserap oleh tubuh sehingga akan menyumplai energi dengan cepat ke otak dan bagian syaraf. Hal tersebut akan membuat tubuh lebih cepat kembali ke kondisi segar karena berbeda makanan akan berdampak berbeda pula bagi gula darah.

Adapun makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi diantaranya makanan dengan angka lebih dari 70 yaitu semangka (ig=72), gula pasir (ig=58-84), nasi (ig=89), ubi jalar oranye (ig=77), ubi jalar ungu (ig=75), roti putih (ig=70-89), madu (ig= 60-80) (The University of Sydney 2016). Makanan lainnya yaitu kurma memiliki indeks glikemik yang sedang sebesar 62, namun buah ini mudah diserap tubuh sehingga dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa sama halnya dengan makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi. Jadi, makanan pertama yang baik dikonsumsi pertama saat berbuka puasa yaitu makanan yang mengandung indeks glikemik yang tinggi dan mudah diserap tubuh sehingga dapat menggantikan energi yang hilang saat puasa.

Daftar Pustaka

Rolfes SR, Pinna K, Whitney E. 2009. Understanding Normal and Clinical Nutrition, Eight Edition. Belmont (USA): Cengage Learning

Krisnatuti D, Yenrina R, Rasjmida D. 2005. Diet Sehat untuk Penderita Diabetes Mellitus.Jakarta (ID): Penebar Swadaya

The University of Sydney. 2016. GI foods advanced search [internet]. [diunduh 11 Juni 2016]. Tersedia : http://www.glycemicindex.com/foodsearch 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *