Kabinet Integritas

HEMOFILIA

ttcHem_Wordle_Basics_EN

Hemofilia adalah suatu kelainan perdarahan. Orang dengan hemofilia biasanya tidak mudah berdarah secara cepat dibandingkan dengan orang normal, namun mereka dapat mengalami perdarahan dalam waktu yang lama. Darah orang yang mengalami hemofilia tidak memiliki faktor pembekuan darah, yaitu protein dalam darah yang mengontrol perdarahan. Hemofilia merupakan jenis penyakit langka, sekitar 1 dari 10.000 orang dilahirkan dengan mengalami hemofilia.

Jenis hemofilia yang paling umum disebut Hemofilia A. Orang dengan Hemofilia A tidak memiliki cukup faktor pembekuan VIII (Pembekuan delapan). Jenis hemofilia lain adalah Hemofilia B yang jarang ditemukan, yaitu disebabkan tidak memiliki cukup faktor IX (faktor sembilan). Akibat yang dihasilkan adalah sama pada orang dengan baik Hemofilia A maupun Hemofilia B adalah mereka mengalami perdarahan dalam waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan orang normal.

Tanda-tanda Hemofilia A dan B adalah sama, antara lain:
1. Memar besar
2. Perdarahan ke dalam otot dan sendi
3. Perdarahan spontan tanpa alasan yang jelas
4. Perdarahan berkepanjangan setelah luka
5. Perdarahan untuk waktu yang lama setelah kecelakaan, terutama cedera kepala

Penderita hemofilia dapat berdarah di bagian dalam atau di luar tubuh. Kebanyakan perdarahan pada hemofilia terjadi secara internal, ke dalam otot atau sendi. otot yang paling umum berdarah terjadi pada otot-otot lengan atas dan lengan bawah, otot iliopsoas (depan area selangkangan), paha, dan betis. Sendi yang paling sering terkena adalah lutut, pergelangan kaki, dan siku. Jika pendarahan terjadi berkali-kali ke dalam sendi yang sama, sendi bisa menjadi rusak dan menyakitkan. perdarahan berulang dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya seperti arthritis. Hal ini dapat membuat sulit untuk berjalan atau melakukan aktivitas sederhana. Namun, sendi-sendi tangan biasanya tidak terpengaruh pada hemofilia (tidak seperti beberapa jenis arthritis).

Tingkat keparahan hemofilia bergantung pada jumlah faktor pembekuan darah yang hilang dari darah seseorang. orang dengan hemofilia berat biasanya mengalami perdarahan hingga 1 sampai 2 kali dalam 1 minggu yang disebabkan karena perdarahan spontan. Orang dengan hemofilia moderat berdarah lebih jarang, sebulan sekali. Mereka mungkin berdarah untuk waktu yang lama setelah operasi, cedera yang buruk, atau perawatan gigi. Seseorang dengan hemofilia moderat akan jarang mengalami perdarahan spontan. Orang dengan hemofilia ringan biasanya berdarah hanya sebagai akibat dari operasi atau cedera utama . Mereka tidak berdarah sering dan pada kenyataannya mungkin tidak pernah memiliki masalah pendarahan.

Sumber : World Federation of Hemophilia

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *