Kabinet Integritas

PENTINGNYA MEMBACA NUTRITION FACT

Halo sobat Nutrilicious!! Ada yang belum mengtahui apa itu nutrition fact atau kegunaan dari nutrition fact itu sendiri? Masih banyak orang yang tidak peduli dengan fakta nutrisi (nutrition fact), yang tercetak pada label makanan kemasan, padahal informasi di dalamnya penting diketahui sebelum menikmati isinya. Kebanyakan, orang membaca keterangan fakta nutrisi terbatas pada masa kedaluwarsa. Padahal banyak informasi yang bisa diperoleh dari label fakta nutrisi. Sekurang-kurangnya, fakta nutrisi harus mencantumkan nama produk, daftar bahan yang digunakan, berat bersih atau isi bersih, nama dan alamat pihak yang memproduksi atau memasukkan pangan ke dalam wilayah Indonesia dan tanggal, bulan, dan tahun kedaluwarsa (PP NO 69, 1999, tentang label dan iklan pangan).

shutterstock_44218543-300x216

Selain itu, pada label fakta nutrisi juga tercantum ukuran takaran saji, jumlah sajian per kemasan, kandungan energi per takaran saji, kandungan protein, karbohidrat dan lemak per sajian, persentase dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan.
Nah, dengan mengetahui ukuran takaran saji, kita bisa tahu berapa banyak yang kita konsumsi jika menghabisakan seluruh isi kemasan. Misalnya tercantum dalam 1 kemasan biskuit terdapat 8 sajian, dengan takaran saji 2 keping yang mengandung 130 kKal. Artinya di dalam kemasan biskuit tersebut terdapat 16 keping yang setiap kepingnya mengandung 65 kKal. Jika kita menghabiskan seluruhnya artinya kita mengomsumsi 1.040 kKal, sementara kebutuhan energi wanita dewasa adalah 1750-1900 kKal/hari, jadi hanya tersisa 750-900 kKal untuk kesempatan mengonsumsi makanan lain. Untuk diketahui, rata-rata makan siang dengan menu sepiring nasi ditambah 1-2 potong lauk dengan sayur adalah 500 kKal. Luar biasa bukan? Dari penelitian dikatakan bahwa mereka yang menghindari sarapan pagi ditemukan prevalensi obesitas lebih tinggi dibandingkan yang sarapan pagi, salah satu penyebabnya adalah karena nyemil. Tentu saja akan terjadi demikian jika cemilan yang dipilih seperti biskuit tadi.
Demikian juga kalau kita mengosumsi minuman kemasan manis. Rata-rata minuman manis mengandung gula mempunyai kandungan energi 125-175 kKal per sajian. Jika setiap minum mengandalkan minuman manis mengandung gula, berapa kalori yang akan masuk ke dalam tubuh kita?
Tak kalah penting untuk membaca kandungan nutrisi lain, selain kalori. Banyak orang yang hanya fokus membaca kandungan nutrisi tertentu, misalnya lemak, karena bermaksud menghindari konsumsi lemak untuk menurunkan berat badan. Tetapi lupa mencermati kandungan zat lain dalam makanan kemasan tersebut, yaitu karbohidrat. Sehingga meskipun lemak tidak dikonsumsi tetapi kalori bisa tetap tinggi yang berasal dari karbohidrat
Sumber : Artikel “Pentingnya membaca label fakta nutrisi” 14 May 2013 oleh DR. Dr. Luciana B. Sutanto MS. SpGK.
http://www.combiphar.com/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *