Kabinet Integritas

GIZI PRANIKAH

Gizi pranikah merupakan suatu cara untuk memperhatikan status gizi calon pengantin demi tercapainya keluarga yang sehat dan keturunan yang berkualitas. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa menikah adalah salah satu cara untuk memperoleh keturunan. Oleh karena itu baik calon pengantin wanita maupun pria perlu memperhatikan status gizinya masing-masing sebelum memasuki jenjang perkawinan. Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pernikahan.
Pertama, asupan vitamin B12 untuk laki-laki. Vitamin B12 sangat penting dalam memelihara kesuburan, karena kekurangan vitamin B12 dapat mengakibatkan jumlah sperma yang dihasilkan testis pria menjadi lebih sedikit. Pangan sumber vitamin B12 yaitu pangan yang berasal dari hewan baik berupa daging maupun olahannya seperti susu dan keju.
Kedua, asupan vitamin E untuk perempuan. Vitamin E penting dalam memelihara kesuburan perempuan, sehingga perempuan sebelum menikah sebaiknya menjaga asupan vitamin E nya. Pangan sumber vitamin E antara lain minyak kelapa sawit, minyak kelapa, biji bunga matahari, dan tauge.
Ketiga, memantau dan mengusahakan berat badan tetap ideal. Berat badan yang lebih besar dari ideal dapat mengakibatkan terjadinya penurunan kesuburan baik pada pria maupun pada wanita. Berat badan yang lebih rendah dari berat ideal dapat menyebabkan anak yang dilahirkan mengalami BBLR atau berat badan lahir rendah yang dapat berakibat kepada status gizi anak tersebut.
Keempat, usahakan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi mikro terutama zat besi dan zink. Kecukupan zat besi dan zink sangat penting bagi calon ibu, karena kedua mineral tersebut dibutuhkan dalam jumlah yang tinggi saat kehamilan dan dapat berakibat fatal jika terjadi kekurangan.Pangan sumber zat besi diantaranya daging, ikan, telur, bayam, dan brokoli. Pangan sumber zinkantara lain daging, ayam, telur, susu, dan keju.
Kelima, tercukupinya kebutuhan protein sebelum hamil. Protein dibutuhkan untuk membentuk sel-sel yang baru, sehingga bagi ibu hamil penting untuk membantu proses pembentukan sel-sel tubuh janin. Oleh karena itu kekurangan asupan protein saat hamil dapat mengakibatkan terambilnya simpanan protein dalam tubuh sang ibu. Pangan sumber protein seperti, telur, ikan, daging, tempe, dan tahu.
Keenam, terpenuhinya kebutuhan asam folat dari sebelum kehamilan. Asam folat berfungsi dalam pembentukan otak dan saraf penyusunnya, sehingga kekurangan folat sebelum hamil dapat mengakibatkan terganggunya perkembangan otak dan intelejensi bayi yang dilahirkan. Pangan sumber folat diantaranya biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran hijau berdaun.
Ketujuh, biasakan menjalani pola hidup sehat dan istirahat yang teratur serta cukup. Pola hidup yang sehat akan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik.
Mengingat akan pentingnya menjaga status gizi yang baik sebelum menikah. Oleh karena itu sebagai calon pengantin sudah selayaknya kita memperhatikan asupan makanan dan menjalani pola hidup sehat demi tercapainya kualitas hidup dan generasi penerus yang lebih baik.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *