Kabinet Integritas

Makanan Terbaik untuk Persediaan Keadaan Darurat

Asupan makanan bagi tubuh dalam keadaan darurat sangat berbeda dari diet sehari-hari. Karena kita mungkin akan menghabiskan lebih banyak energi daripada biasanya, kita harus makan makanan tinggi energi dan protein. “Dalam bencana atau keadaan darurat yang kita inginkan adalah makanan berkalori,” kata Barry Swanson, seorang ilmuwan makanan di Washington State University. “kita membutuhkan beberapa zat gizi dan serat-sesuatu untuk menjaga diet normal.”
“Dalam keadaan darurat, umumnya orang cenderung berpikir memenuhi kebutuhan dasar daripada mementingkan kesukaan dan rasa,” kata Elizabeth Andress, profesor dan spesialis keamanan pangan di University of Georgia. “Tapi jika kita merencanakan dengan tepat, kita dapat memiliki berbagai macam makanan dan zat gizi yang baik.”

artikel 1

Apa yang harus Selalu Perlu Pantry ?

Item ini memiliki tanggal kadaluwarsa yang panjang, sehingga dapat disimpan untuk jangka waktu yang lama. Buatlah daftar segala sesuatu yang dapat disimpan dan periksa tanggal kedaluwarsa setiap 6 sampai 12 bulan untuk menjaga agar tetap segar.

• Selai kacang
Sumber energi yang baik. Selai kacang penuh lemak dan protein yang sehat. Tidak perlu mendinginkan setelah pembukaan.
• Biskuit gandum
Biskuit adalah pengganti yang baik untuk roti dan sebagai pengganti ketika membuat sandwich. Karena kandungan lemak yang lebih tinggi, gandum atau biskuit gandum memiliki umur simpan lebih pendek daripada makanan sejenisnya (periksa kotak untuk tanggal kedaluwarsa), namun serat ekstra akan terpenuhi ketika sangat lapar. Pertimbangkan vakum kemasan biskuit untuk memperpanjang kesegaran.
• Kacang-kacangan
Persediaan makanan yang tinggi energi. Sangat sehat dan cocok untuk camilan. Carilah wadah atau kemasan yang baik atau tertutup untuk mencegah kacang dari oksidasi dan kehilangan kesegaran.
• Sereal
Pilih sereal multigrain yang dikemas satu per satu, sehingga tidak menjadi basi setelah pembukaan.
• Buah-buahan kering, seperti aprikot dan kismis
Dengan tidak adanya buah segar, makanan ringan yang sehat ini menyediakan kalium dan serat makanan. “Buah kering memberikan jumlah besar zat gizi dan kalori,” kata Swanson.
• Kaleng tuna, salmon, ayam, atau kalkun
Umumnya bertahan setidaknya dua tahun di dapur, daging kaleng menyediakan protein penting. Dengan menggunakan kantong kemasan vakum akan memberi umur simpan lebih pendek tetapi akan berlangsung setidaknya enam bulan, kata Diane Van, manajer USDA daging dan unggas.
• Kaleng sayuran, seperti kacang hijau, wortel, dan kacang polong
Makanan kalengan dapat menyediakan zat gizi penting.

• Sup kaleng
Sup dapat dimakan langsung dari kaleng dan memberikan berbagai zat gizi. Pilihan bagi yang mencari makanan rendah sodium.
• Botol air
Cobalah untuk menyimpan setidaknya pasokan air tiga hari sekali– seseorang memerlukan setidaknya satu galon per orang per hari. “Orang biasanya aktif harus minum setidaknya setengah galon air setiap hari,” kata Andress. “Setengah galon lainnya adalah untuk ditambahkan pada makanan dan untuk mencuci.”
• Sports drink
Elektrolit dan karbohidrat dalam minuman ini akan membantu saat tubuh kehilangan cairan dan mengembalikan lagi cairan tubuh yang hilang ketika air langka.
• Susu bubuk
Hampir semua produk susu memerlukan pendinginan, sehingga susu bubuk adalah pilihan terbaik sebagai sumber kalsium dan vitamin D ketika susu segar tidak bisa dijadikan pilihan.
• Multivitamin
Suplemen ini akan membantu menggantikan zat gizi yang akan dikonsumsi pada diet normal.

Sumber: http://www.realsimple.com/food-recipes/shopping-storing/emergency-foods/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *