Kabinet Integritas

Generasi Anak Berbadan Pendek Bakal Jadi Masalah bagi Negara

Liputan6.com, Meski beberapa tokoh bertubuh pendek punya keberuntungan dan kecerdasan yang luar biasa seperti Mantan Presiden BJ Habibie misalnya, pendek sebenarnya masalah bagi bangsa kita. Bila hanya satu atau dua anak yang pendek, itu bukan masalah. Tapi, kalau banyak, kita tentu harus waspada.

“Pendek itu sebenarnya bermasalah, jangan dipikir pendek itu tidak bermasalah. Kita kan sekarang berbicara statistik. Kita harus hati-hati menyikapi hal ini,” ujar n kata Pengajar pada Program Pasca Sarjana Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Widjaja Lukito., SpGK, Jakarta, Kamis (21/3/2013).

Survei South East Asia Nutritions Surveys (SEANUTS) terkait kondisi gizi anak-anak di empat negara Asia Tenggara yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam pada 2011 cukup mengejutkan. Anak-anak Indonesia paling pendek di antara negara-negara tersebut.

Anak-anak Indonesia di bawah usia lima tahun yang menderita stunting atau bertubuh pendek sebanyak 24,1 persen untuk anak laki-laki dan 24,3 persen untuk anak perempuan. Untuk anak-anak yang mengalami stunting parah, sebesar 11 persen untuk anak laki-laki dan delapan persen untuk anak perempuan.

Sedangkan untuk anak usia sekolah yaitu usia lima sampai 12 tahun yang menderita stunting, sebesar 24,1 persen untuk anak laki-laki dan 25,2 persen untuk anak perempuan. Anak-anak usia sekolah yang menderita stunting parah sebesar 5,9 persen untuk anak laki-laki dan 4,9 persen untuk anak perempuan.

“Setiap saya membahas masalah pendek di dalam seminar, banyak yang protes. Kata pesertanya, ‘Memangnya kenapa kalau pendek? Habibie saja pendek, tapi dia bisa jadi presiden’,” kata Widjaja Lukito.

Pendek, Widjaja, sangat terkait dengan kondisi gizi yang buruk. Karenanya, masyarakat harus hati-hati apalagi sebanyak 37 persen dari 100 anak usia kurang dari 5 tahun bertubuh pendek.

Stunting terjadi karena kurangnya asupan gizi seperti protein, karbohidrat, dan vitamin (khususnya vitamin D). Anak-anak yang mengalaminya berpeluang lebi besar menderita penyakit-penyakit degeneratif sehingga akan menjadi beban negara. (Adt/Abd)
Sumber: http://health.liputan6.com/read/541363/generasi-anak-berbadan-pendek-bakal-jadi-masalah-bagi-negara

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *