Kabinet Integritas

Taburan Bumbu Kesehatan

Pernahkah kita menyangka, kehadiran sedikit saus pada burger bisa menjadi manfaat kesehatan yang tersembunyi?

Penelitian terbaru menunjukkan beberapa bumbu dapur dan tumbuhan herbal tidak hanya mampu meningkatkan rasa, tapi juga akan membantu mengontrol nafsu makan, melancarkan pencernaan, meningkatkan kemampuan daya ingat, dan bahkan melawan penyakit jantung hingga kanker. Inilah bumbu sehat yang dimaksud :

Saus tomat.
Manfaat : menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Dosis harian : 3-4 sendok makan.

Kandungan likopen dalam saus tomat merupakan senyawa antioksidan penting yang dapat memperlambat proses terjadinya aterosklerosis (kondisi dimana dinding arteri mengalami penebalan dan tidak lentur), jelas Betty Ishida, PhD, ahli biologi dari penelitian USDA. Studi dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan, saus tomat versi organik mengandung likopen 60% lebih banyak setiap gramnya, jika dibandingkan dengan saus tomat pada umumnya. Hal lain yang juga ditemukan peneliti adalah adanya kandungan vitamin A, C, dan E yang tinggi pada saus tomat organik.

Tip penyajian : Dapatkan likopen terbaik dari saus tomat yang memiliki warna gelap. Nikmati sehatnya saus tomat bersama buger dan kentang panggang. Atau kita bisa campurkan dengan mayones tanpa lemak dan sajikan sebagai dressing, saran Tanya Zuckerbrot, RD, ahli diet dari New York City.

Madu Buckwheat
Manfaat : melawan penuaan.
Dosis harian : 2-4 sendok makan.

Setelah meneliti 19 jenis madu, para peneliti dari University of Illinois Urbana-Champaign menyimpulkan madu berwarna gelap -seperti buckwheat atau blueberry – mengandung antioksidan paling banyak. Dan fungsi dari antioksidan adalah melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, serta menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, penurunan kognitif, dan degenerasi makula.

Tip penyajian : Karena sudah memiliki cita rasa yang kuat, jadi kita hanya perlu menambahkan sedikit madu pada oatmeal, yogurt tanpa rasa, dan teh. Ini lebih baik dibanding kita menggunakan gula, saran Daniel Stern, koki eksekutif dari restoran MidAtlantic dan R2L di Philadelphia. Atau kita bisa menghadirkan madu sebagai dressing manis dalam salad kita.

Kayu Manis.
Manfaat : menstabilkan kadar gula darah.
Dosis harian : 1 sendok teh.

Serangkaian studi yang dicatat dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukkan, orang yang memasukkan kayu manis (½ – 1 sendok teh) pada hidangan manis mereka akan mengalami peningkatan gula darah yang lebih lambat dibanding dengan orang yang tidak mengonsumsi sama sekali. Rempah ini mampu meningkatkan sensitivitas insulin dan membuat kita menggunakan glukosa dalam darah lebih banyak sehingga mampu menjaga kestabilan gula darah, kata Joanna Hlebowicz, PhD, ketua penelitian di Lund University di Swedia. Menambahkan kayu manis pada makanan berkarbohidrat tinggi atau yang mengandung zat tepung, juga bisa membantu kita menstabilkan gula darah setiap kali kita usai memakannya. Dan bagi penderita diabetes, ini artinya kita mengurangi kebutuhan kita akan insulin.

Tip penyajian : Taburkan kayu manis pada kue, sereal, atau latte.

Lada Hitam.
Manfaat : pelindung melawan kanker.
Dosis harian : sebagai perasa.

Temuan terbaru dari University of Michigan menyatakan, kandungan piperine dalam lada hitam bisa menghentikan proses pembaharuan dari sel batang kanker. “Dengan mengurangi jumlah sel batang kanker, berarti kita juga membatasi jumlah sel yang berpotensi menjadi tumor,” jelas Madhuri Kakarala, MD, PhD, ketua penelitian dari University of Michigan Medical School.

Tip penyajian : Bisa ditaburkan di atas makanan kegemaran. Atau kita juga bisa mencampurkan ke dalam yogurt tanpa rasa dan menjadi topping buah segar, tambah Stern.(Astrid Anastasia)

sumber: Prevention Magazine

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *